Penyematan tanda peserta Diklat SAR oleh Kalak BPBD Klaten

Penyematan tanda peserta Diklat SAR oleh Kalak BPBD Klaten

KLATEN – Sebanyak 15 peserta yang lolos seleksi tahap pertama, mengikuti pendidikan dan latihan dasar (diklat) Search and Rescue (SAR) tahap kedua di Sanggar Bhakti Pramuka Klaten, Jumat (27/3). Kegiatan tersebut di buka oleh Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Sri Winoto.

“Kelima belas peserta yang ikut dalam diklat ini merupakan orang – orang pilihan. Harapan kami semoga seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan sampai tahap akhir,” kata Winoto dalam sambutannya.

Dengan diklat ini, imbuh Winoto, peserta diharapkan memperoleh materi yang nantinya bisa diaplikasikan dalam menangani kebencanaan. Mulai dari pendataan sampai dengan penanganan dalam setiap bencana yang terjadi, khususnya di Klaten.

“Dalam diklat ini peserta akan memperoleh beberapa materi, diantaranya SAR secara umum, Sistem Operasi SAR, pertolongan pertama, operasi medan sulit dan beberapa materi pokok lainnya,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dewan Pembina SAR Klaten, Anang Widayaka yang mengatakan, seorang rescuer harus memiliki skill dalam menangani bencana. Pengetahuan tersebut harus dimiliki demi keselamatan korban maupun rescuer itu sendiri.

“Jangan hanya modal nekat, setiap penanganan membutuhkan ketrampilan dan prosedur yang harus dilalui. Ini yang harus dimiliki setiap rescuer,” paparnya.

Sementara itu Ketua Pelaksana Diklat SAR Klaten, Nurohmat Santo menjelaskan, Pelaksanaan diklat dibagi beberapa tahap dan dilaksanakan selama satu bulan. Mulai tahapan administrasi sampai materi dilapangan.

“Tahapan diklat dilaksanakan pada setiap akhir pekan, mulai dari Jumat sampai Minggu. Meliputi materi inclass sampai penerapan dilapangan. Lokasi kegiatan nantinya berbeda beda, tergantung materi yang diberikan. Seperti Mountain Rescue di lereng Merapi Dukuh Pajegan Desa Tegalmulyo Kecamatan Kemalang, dan Water Rescue di Rowo Jombor, Desa krakitan Kecamatan Bayat,” jelasnya.