SONY DSCKLATEN – Tim SAR Klaten berhasil mengevakuasi dua korban tenggelam dalam sumur, Sogiman (65) dan Nugroho (27) warga Dukuh Karangjati, Desa Gombang, Kecamatan Cawas, Kamis malam (29/10). Dalam proses evakuasi ini tim SAR Klaten menggunakan teknik evakuasi medan sulit.
Berdasar keterangan saksi, peristiwa ini bermula pada pukul 14.30 wib. Ketika itu, kedua korban berniat menguras sumur milik Warsidi(48). Dengan menggunakan tangga dan tali, Nugroho lantas turun ke dalam sumur pada pukul 15.00 wib.
“Setelah beberapa lama, anaknya tidak juga naik, bapaknya kemudian turun juga. Niatnya mau membantu anaknya, tapi malah ikut tidak sadarkan diri,” kata seorang saksi mata, Herdiyanto.
Akan tetapi, warga mengetahui kedua korban tak sadarkan diri didalam sumur tersebut setelah beberapa saat. Ketika hendak ditolong, kedua korban sudah dalam keadaan tewas.
“Kami tidak berani turun ke dalam sumur karena takut ikut keracunan udara. Maka dari itu, kami melapor ke polisi dan SAR Klaten,” papar seorang saksi lainnya.
Tak lama berselang, dua regu dari Tim SAR Klaten tiba di lokasi kejadian. Setelah memasang instalasi peralatan yang dibutuhkan, seorang anggota SAR turun ke dalam sumur berkedalaman 20 meter tersebut.
“Untuk mengevakuasi korban memang membutuhkan waktu, karena kami juga harus mengutamakan rescuer yang turun ke dalam sumur. Tidak bisa dilakukan tergesa-gesa dan harus sesuai SOP operasi kami,” kata Wakil Komandan SAR Klaten, Irwan Santosa.
Setelah berusaha selama satu jam, akhirnya kedua korban berhasil dievakuasi dan diangkat ke atas. Sesampainya di atas, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk di visum dan disemayamkan.
“Olah TKP dan visum sudah kami lakukan, hasilnya tidak ditemukan adanya hal mencurigakan maupun tanda penganiayaan. Peristiwa ini murni kecelakaan, dan tidak ada unsur kesengajaan. Diduga kuat, kedua korban meninggal karena keracunan udara dalam sumur,” terabg kapolsek Cawas, AKP Totok Mugiyanto.(aya)